sebuah cerita..

Published Maret 1, 2012 by anggy jelita

Memulai  sebuah pekerjaan di tempat yang baru memang tidak mudah. banyak yang harus disesuaikan dengan keadaan yang sudah ada sebelumnya.

awalnya, memang terasa sangat menjemukan. Padahal, tempat ini bukanlah suatu tempat yang baru buatku sebenarnya. banyak cerita yang telah terangkai sebelumnya. aku hanya perlu menyesuaikan diri lagi dengan situasi sekarang yang jauh lebih maju sejak aku tinggalkan.

cerita pun berlanjut..

ketika dulu aku tinggalkan , tempat ini memang telah membuatku lumayan memiliki banyak pengalaman dan tantangan dalam bekerja. aku mencintai pekerjaanku. banyak pengalaman tak terlupakan yang mungkin tak akan pernah didapatkan oleh teman-teman yang memiliki pekerjaan yang berbeda denganku. I’m an appraiser. itulah bahasa keren untuk pekerjaanku. menilai setiap barang yang dapat digunakan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat😀 ……

dahulu ketika pertama aku ditempatkan di kantor ini aku memiliki banyak nasabah yang pada akhirnya seperti menjadi saudara karena saking seringnya bertemu dan bertatap muka. tak sedikit dari mereka yang selalu bilang ‘jangan bosan ya mbak, ketemu saya terus, habis saya masih butuh…. ‘ …. tentu saja aku tak akan pernah merasa bosan bertemu dengan orang-orang yang paling berpengaruh dalam pengembangan perusahaanku. sampai-sampai perusahaanku bekerja kini pernah membuat suatu semboyan ‘Pelanggan NOW’ atau Pelanggan Nomor Wahid (Pelanggan nomor satu).

ya, mereka adalah bagian dari pekerjaanku sehari-hari. setiap hari bertemu dengan orang yang berbeda-beda tapi juga sering bertemu dengan orang yang sama. ceritapun berbeda-beda setiap harinya. terkadang bertemu dengan orang yang sedang sukacita, terkadang bertemu dengan orang yang sedang sangat kesusahan. ada cerita nasabah yang mengatakan anak-anaknya sudah sukses, memiliki segalanya, belajar ke luar negeri,dsb, namun ada juga cerita nasabah yang baru saja mengalami kekerasan dalam rumah tangga, mengalami peceraian atau kehilangan keluarganya. mendengarkan cerita dari mereka seolah menambah wawasanku tentang kehidupan. ya, kehidupan itu tidaklah selalu berjalan mulus. hidup sekarang belum tentu sama dengan kehidupan kita di masa depan. orang yang baik sekarang belum tentu akan baik seterusnya. namun, orang jahat sekarangpun dapat menjadi orang baik kedepannya. setiap kisah maupun cerita dari nasabah-nasabahku selalu aku jadikan pelajaran hidup. rata-rata dari mereka telah berusia lebih dari aku dan telah mengenyam kehidupan yang lebih lama dariku.

bersyukur aku dapat bekerja pada perusahaan ini. beragam pengalaman aku dapatkan disini. mulai dari belajar menjadi seorang pemimpin yang dituntut sebisa mungkin memecahkan masalah di kantor sendiri, menghadapi rupa-rupa sifat orang, belajar memiliki jiwa yang lapang ketika menerima komplain dari nasabah, mendinginkan otak ketika dituntut tak boleh marah, dan satu lagi, menjadi bijaksana disaat harus memilih antara prosedur dan hati nurani….

namun disamping itu semua, kemampuan memimpin kita sangatlah penting. dimana memimpin sendiri berarti mempengaruhi dan mengarahkan orang lain untuk dapat melakukan sesuatu yang kita minta. disini, aku harus mengampu seorang sekuriti dan seorang kasir. aku tahu, aku harus mampu membuat suasana kantor ini menjadi menyenangkan dan nyaman baik untukku, nasabahku maupun anak buahku. alhambdulillah aku memiliki anak buah yang lumayan humoris, sehingga cukup membuat suasana kantor tidak terlalu serius. intinya Santai Serius Sukses. itu kata Bu Maria, guru geografi kelas 1 jaman SMP di SMP 2 Temanggung dulu..

tapi…

disini kesabaranku terkadang diuji, lain lubuk lain ikannya, lain orang lain kemampuannya (peribahasa dengan gubahan suka-suka😀 ) . ketika aku masih mengelola kantor yang sebelumnya, aku memiliki kasir yang lumayan cakap dan cepat dalam bekerja. dulu, pekerjaanku sangat terbantu dengan adanya dia. sekali aku bicara dan memberi pengarahan, dia langsung mengerti. namun sekarang, di tempat aku yang baru aku harus banyak mengajari kasirku. harus perlu banyak dituntun. tak bisa dibilang hanya satu kali. yahhh… konsekuensi.. bukan aku yang menggajinya.. maka bukan aku pula yang menentukan nasibnya..

namun yang pasti..

aku harus selalu semangat dan optimis. semangat mendapatkan omset yang selalu meningkat dari hari ke hari, bulan ke bulan, dan tahun ke tahun.. Alhamdulillah bulan kemarin aku telah mampu menembus rekor teratas  selama ini .. 2.5 Milyar telah berhasil aku capai.. aku harus selalu optimis bulan ini dapat yang lebih lagi..

yang tak akan pernah lupa.. doa ibuku selalu ada disampingku meski beliau jauh dariku…

dan.. masa depan akan ku jemput..

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: